Daftar Aplikasi Wajib Root Android Terbaik

Bagi Anda pengguna sistem operasi android pasti sudah tidak asing dengan istilah rooting.

Ya, android banyak disukai dan digunakan oleh pengguna smartphone kebanyakan karena android ini adalah sistem operasi yang memiliki open source (sumber terbuka).

Artinya, jika menggunakan android Anda bisa memodifikasi smartphone Anda.

Yang dimaksud dengan modifikasi ini juga bermacam-macam. Salah satunya yang paling sering dilakukan adalah melakukan rooting.

Setelah di root, Anda pun bisa menikmati beragam aplikasi setelah root Android yang tidak akan bisa Anda akses jika ponsel Anda tidak diroot.

Apa Saja Aplikasi Setelah Root Android Keren yang Harus Anda Miliki?
Para pengguna smartphone dengan sistem operasi android tak jarang suka melakukan root pada ponselnya.

Alasannya agar bisa mengakses atau mengunduh aplikasi yang tidak bisa diunduh jika ponsel Anda belum diroot.

Karena itulah root menjadi pilihan meskipun setelah diroot ada konsekuensi yang haru dihadapi.

Namun dibalik itu, setelah android Anda diroot, Anda jadi bisa menikmati aplikasi-aplikasi keren yang hanya bisa digunakan.

Nah, apa saja aplikasinya? Berikut daftarnya.

Berikut ini daftar aplikasi setelah root android yang keren untuk diinstal:

Root Explorer

Di urutan pertama aplikasi setelah root android yang harus ada di ponsel Anda adalah aplikasi root explorer ini.

Dengan aplikasi ini, Anda bisa menjelajah file di dalam ponsel Anda dengan hak akses yang penuh.

Dengan aplikasi ini Anda bisa mengedit, menyalin, memindah hingga membuat file.

Aplikasi ini sangat direkomendasikan terutama untuk Anda opreker yang suka mengelola file yang ada di sistem android. Tampilannya yang simpel dan lebih bagus juga menjadi daya tarik tersendiri.

Greenify

Aplikasi ini adalah aplikasi yang tepat untuk Anda yang sedang mencari solusi mengatasi baterai yang cepat habis karena aplikasi di ponsel yang terus berjalan.

Cara kerja aplikasi ini adalah dengan menghibernasi aplikasi-aplikasi yang tidak ingin Anda gunakan.

Dengan aplikasi ini, Anda bisa menambahkan sendiri daftar aplikasi yang ingin dihibernasi ketika tidak ingin digunakan.

Dengan begitu aplikasi yang tidak digunakan tidak akan berjalan di latar belakang sehingga tentu saja akan menghemat baterai.

Titanium Backup

Anda yang suka khawatir data dan aplikasi Anda hilang bisa mencoba aplikasi ini.

Fungsi utama aplikasi ini adalah untuk mencadangkan aplikasi beserta data yang ada di dalamnya.

Ada pula fitur restore aplikasi yang bisa Anda dapatkan di versi full aplikasi ini.

Dengan fitur ini, Anda bisa memulihkan aplikasinya, datanya, ataupun keduanya sekaligus. Dan masih banyak keunggulan lain yang bisa Anda nikmati dengan menggunakan aplikasi ini.

DroidWall

Banyak yang salah paham dengan aplikasi ini karena menyebutkan jika aplikasi ini bisa menghemat penggunaan kuota internet.

Namun, yang benar adalah aplikasi ini bekerja sebagai firewall dimana akan menentukan aplikasi-aplikasi apa saja yang diperbolehkan mengakses internet atau yang tidak.

Dengan begitu, aplikasi ini akan mencegah aplikasi-aplikasi lain di ponsel yang tidak diinginkan untuk menggunakan akses internet. Jadi, penggunaan kuota internet juga akan sedikit dihemat.

Lucky Patcher

Aplikasi ini juga harus ada di android Anda setelah diroot karena akan memberikan patch pada aplikasi ataupun sistem android Anda.

Patch aplikasi ini berfungsi untuk memberikan license pada aplikasi-aplikasi yang Anda inginkan.

Dengan pemberian license ini, Anda bisa mendapatkan full version dari aplikasi yang awalnya gratis.

Yang lebih menarik lagi, dengan aplikasi ini Anda juga bisa memblokir iklan-iklan yang mengganggu baik saat menjalankan aplikasi atau mengakses internet.

Link2sd

Aplikasi ini akan sangat membantu terutama Anda yang memiliki ponsel dengan memori internal yang kecil.

Dengan aplikasi ini akan membantu memperbesar memori internal Anda dengan cara membuat partisi kedua.

Nah, di partisi kedua inilah aplikasi dan data aplikasi yang menghabiskan ruang penyimpanan Anda nantinya disimpan.

Lalu memori kedua ini didapat darimana? Tentu saja dari memori eksternal yang biasanya ukurannya lebih besar. Dengan begitu Anda bisa memasang aplikasi apapun lebih bebas.

Terminal Emulator

Fungsi aplikasi ini sama seperti fungsi terminal pada sistem operasi Linux. Cara kerjanya adalah dengan melaksanakan beberapa perintah menggunakan command line mode.

Seperti contohnya Anda menggunakan perintah ‘ping 8.8.8.8’ untuk mengecek koneksi menuju ke dns google. Ada lebih banyak perintah android lainnya yang bisa Anda coba jika menggunakan aplikasi ini.

SuperSU

Ada sebuah aplikasi yang biasanya akan otomatis ada setelah Anda melakukan rooting, yaitu Super User.

Begitu juga dengan aplikasi SuperSU ini yang merupakan jenis aplikasi perizinan untuk akses root.

Bedanya, aplikasi ini memiliki fitur yang jauh lebih lengkap jika dibandingkan aplikasi bawaannya. UI yang digunakan juga lebih bagus dibandingkan aplikasi lain.

Selain itu, Anda juga bisa mengganti waktu untuk menolak otomatis aplikasi-aplikasi yang baru saja dipasang.

APK Editor

Aplikasi berfungsi untuk memodifikasi file pada APK Android. Jika Anda adalah opreker tahap menengah, pasti akan menggunakan aplikasi ini untuk mengubah tampilan andorid yang Anda gunakan dengan memodifikasi file APKnya.

Selain itu aplikasi ini juga biasanya digunakan untuk mengubah background dari aplikasi-aplikasi yang sudah terpasang sebelumnya, seperti mengubah tampilan background aplikasi BBM misalnya.

SetCPU

Aplikasi selanjutnya yang harus ada di smartphone Anda setelah diroot adalah setCPU.

Dengan aplikasi ini Anda bisa mengatur kecepatan dari clock CPU pada anroid Anda.

Selain itu Anda juga bisa mengubah governor pada android Anda seperti interactive, conservative, ondemand ataupun yang lainnya tergantung kernel yang digunakan.

SetCPU bahkan juga menyediakan profile yang memungkinkan Anda mengatur CPU ketika menjalankan suatu aplikasi tertentu.

Xposed Installer

Aplikasi terakhir yang harus Anda instal pada smartphone setelah diroot adalah Sposed Installer.

Aplikasi ini memungkinkan Anda untuk memodifikasi sistem android jadi lebih keren.

Melalui aplikasi ini Anda juga bisa menginstal atau memasang framework yang nantinya bisa Anda gunakan untuk berbagai jenis module.

Modul ini sendiri adalah aplikasi yang bisa Anda gunakan untuk mengkostum android Anda.

Ada banyak jenis module yang bisa digunakan untuk Xposed, seperti misalnya Gravitybox, Tinted Statusbar dan masih banyak lagi yang lainnya.

Yang harus Anda ingat adalah ketika menginstall aplikasi ini, Anda juga harus menyesuaikan dengan versi android yang sedang Anda gunakan.

Root android adalah cara atau solusi yang tepat jika Anda ingin meningkatkan performa sistem operasi android Anda.

Tidak hanya performa, rooting juga akan meningkatkan kapasitas penyimpanan pada perangkat Anda.

Karena itulah banyak pengguna android yang rela meroot smartphonenya. Apalagi jika setelah diroot, Anda bisa menikmati aplikasi setelah root android yang super keren seperti yang dijelaskan di atas.

Aplikasi-aplikasi tersebut tidak akan bisa diinstal jika smartphone Anda masih dalam keadaan semula tanpa root. Jadi Anda tertarik mendapatkan aplikasi-aplikasi di atas? Root dulu android Anda.

Give a Comment