Cara Mengatasi Laptop-Komputer Lemot di Windows 10

Ketika laptop mulai lemot saat digunakan untuk bekerja, Anda harus mulai mencari cara untuk mengatasinya. Pasalnya, laptop yang lemot saat digunakan akan mengganggu pekerjaan Anda. Mencoba salah satu cara mengatasi laptop-komputer lemot mungkin bisa mengembalikan performa laptop Anda seperti semula.

Sebenarnya ada banyak alasan mengapa laptop bisa lemot saat digunakan, bisa karena laptop memang sudah berumur, memori RAM penuh, terkena malware atau virus, dan lain sebagainya. Karena itu, Anda bisa mencoba salah satu cara di bawah ini agar laptop tidak lemot lagi.

Buang Aplikasi yang Menyebabkan Laptop-PC Lemot

Mencoba banyak aplikasi baru ketika memiliki laptop merupakan hal yang wajar. Namun karena hal tersebut terkadang Anda lupa bahwa laptop memiliki kapasitas memori terbatas. Semakin banyak aplikasi yang diinstall maka membuat penyimpanan Drive C semakin penuh sehingga harddisk akan semakin lama dalam melakukan pembacaan.

Efek jangka panjang dari hal tersebut yaitu membuat laptop menjadi lemot. Solusi yang harus Anda lakukan adalah menghapus aplikasi yang tidak penting dan jarang dipakai agar memori kembali lega dan laptop tidak lemot lagi. Periksa aplikasi terinstall dan pastikan Anda membuang seluruh aplikasi yang tidak perlu.

Gunakan Aplikasi Anti Virus

Salah satu alasan laptop Anda tiba-tiba menjadi lemot adalah karena terkena virus atau malware. Virus atau malware bisa masuk ke laptop ketika Anda melakukan browsing di internet. Layaknya penyakit pada manusia, virus atau malware pada laptop akan menurunkan performanya.

Memasang aplikasi anti virus menjadi solusi terbaik untuk menghilangkan virus di laptop yang membuat lemot. Anda juga perlu melakukan update secara berkala pada aplikasi anti virus yang terinstall agar segala jenis virus bisa terbaca oleh aplikasi tersebut.

Gunakan Aplikasi untuk Mengatasi Laptop-Komputer Lemot

Sebenarnya, sebelum membeli laptop Anda harus paham mengenai berbagai spesifikasi dan kapasitas dari laptop tersebut. Hal tersebut dapat membantu Anda untuk mengetahui apakah aplikasi yang diinstall di laptop sudah sesuai dengan spesifikasi dan kapasitas yang dimiliki atau belum.

Sebagai contoh, ketika Anda menginstall game yang membutuhkan spesifikasi laptop tinggi maka pastikan bahwa laptop Anda sudah memenuhinya. Pasalnya jika Anda memaksa menginstall game berat padahal laptop tidak mampu maka akan berakibat pada laptop menjadi lemot.

Solusinya yaitu Anda tidak boleh memaksakan kemampuan laptop. Lalu pilihlah aplikasi yang dianggap mampu mengatasi Komputer-laptop lemot agar bisa lancar sesuai dengan spesifikasinya.

Gunakan Aplikasi Sesuai Kapasitas RAM

RAM berfungsi sebagai penyimpanan sementara ketika Anda sedang membuka aplikasi. Memaksakan kinerja RAM yang tidak sesuai kapasitasnya juga bisa membuat laptop menjadi lemot. Contohnya, ketika Anda bermain game online masih dengan membuka sosial media dan memutar musik.

RAM yang tidak besar tidak akan mampu mengatasi multitasking yang berlebihan apalagi game sendiri sudah memakan banyak RAM. Jadi Anda harus menggunakan aplikasi sesuai kapasitas RAM. Selain itu, Anda bisa mengaktifkan task manager untuk mengontrol penggunaan RAM saat melakukan multitasking.

Bersihkan Desktop dan Aplikasi Ketika Startup Laptop

Banyak orang yang suka meletakkan shortcut aplikasi di desktop karena dianggap praktis tapa perlu membuka folder. Tapi nyatanya hal tersebut bisa menjadi salah satu penyebab laptop Anda menjadi lemot. Apalagi jika aplikasi terlalu banyak dan spesifikasi laptop milik Anda tidak terlalu besar.

Jangan lupa juga untuk mengawasi apa saja aplikasi yang bekerja saat sedang startup. Usahakan jangan ada banyak aplikasi yang berjalan pada saat startup karena hal tersebut juga bisa menjadi salah satu alasan mengapa laptop Anda menjadi lemot. Pasalnya aplikasi tersebut bekerja di belakang sehingga diam-diam memakan RAM.

Naikkan Kapasitas RAM

RAM yang terlalu kecil biasanya menjadi masalah utama mengapa laptop menjadi lemot saat digunakan terutama untuk multitasking. Karena RAM merupakan hardware maka Anda bisa menaikkan kapasitasnya menjadi lebih besar.

Meski memakan biaya namun cara mengatasi laptop-komputer lemot dengan menaikkan kapasitas RAM merupakan cara yang efektif. Namun Anda tidak boleh sembarangan menambahkan kapasitas RAM karena setiap laptop memiliki spesifikasi upgrade sendiri-sendiri.

Bersihkan Drive C

Kinerja laptop akan menurun jika sudah lama digunakan, biasanya dalam kurung waktu 3 tahun sejak pembelian. Untuk itu Anda perlu membersihkan Drive C sebagai tempat penyimpanan instalasi aplikasi. Jangan lupa untuk menghapus aplikasi yang memberatkan laptop dan aplikasi yang tidak dibutuhkan.

Reset Ulang Windows

Laptop yang sudah lama digunakan tidak hanya mempengaruhi kinerja hardware saja namun juga mempengaruhi kinerja software. Salah satu software yang terpengaruh karena usia pemakaian adalah sistem operasi atau OS Windows yang banyak digunakan saat ini.

Tidak hanya menyebabkan lemot saja, Windows yang mulai error juga membuat kinerja tidak optimal sehingga sering mengalami crash. Jika kerusakan Windows sudah terlalu parah maka mau tidak mau Anda harus melakukan reset atau install ulang.

Jika tertarik, Anda juga bisa mengganti sistem operasi laptop dengan yang lebih ringan misalnya seperti Linux. Saat ini banyak OS berbasis Linux yang beredar, Anda hanya perlu memilih salah satunya yang sesuai dengan selera. Meski Windows memang memiliki fitur yang lebih mendukung produktifitas, namun penggantian OS bisa membuat laptop menjadi lebih lancar.

Gunakan Thermal Paste pada Prosessor

Thermal Paste merupakan sebuah pasta yang berfungsi untuk mendinginkan serta menjaga suhu dari prosesor laptop sehingga tidak cepat panas saat digunakan. Menjaga suhu prosesor agar tetap stabil akan membuat kinerjanya stabil sehingga tidak lemot saat digunakan.

Gunakan Cooling Pad saat Memakai Laptop

Selain penggunaan thermal paste pada prosesor, penggunaan cooling pad atau kipas tambahan juga bisa menjaga suhu laptop tetap stabil sehingga tidak lemot. Cooling pad juga praktis karena penggunaannya hanya tinggal dicolokkan pada port USB. Alat ini juga bisa sekalian digunakan sebagai alas saat menggunakan laptop.

Sedangkan untuk menyedot keluar udara panas dari dalam laptop, Anda bisa menggunakan vacum cooler. Alat tersebut juga sangat membantu menjaga suhu agar tetap stabil saat digunakan untuk bekerja dalam jangka waktu yang lama.

Ganti Memori dari Tipe HDD Menjadi SSD

Hardisk tipe HDD termasuk harddisk lama sehingga kecepatannya relatif lambat dibandingkan harddisk SDD yang merupakan teknologi baru. Kebanyakan laptop lama masih menggunakan harddisk bertipe HDD ini sehingga kinerjanya membuat laptop menjadi lemot.

Untuk mengatasi masalah tersebut sebaiknya Anda mengganti harddisk tipe HDD dengan harddisk tipe SDD yang lebih baru. Meski Anda harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit namun cara ini terbilang cukup efektif mengembalikan performa laptop menjadi lancar serta lebih responsif digunakan untuk bekerja.

Gunakan Aplikasi Pemacu Kinerja Laptop

Menggunakan aplikasi pemacu kinerja laptop bisa menjadi solusi selanjutnya untuk Anda yang ingin mengembalikan performa laptop menjadi lancar. Ada banyak jenis aplikasi pemacu kinerja laptop yang bisa Anda install secara gratis. Namun, pastikan bahwa aplikasi tersebut aman dari virus dan malware.

Ada saja aplikasi yang menawarkan fungsi tertentu untuk laptop Anda tapi malah membawa virus dan malware yang semakin membuat komputer dan laptop lemot. Jadi selalu berhati-hati ketika akan menginstall aplikasi pihak ketiga. Beberapa aplikasi yang direkomendasikan yaitu Razer Game Booster, CCleaner, Advanced System Optimizer, dan lain sebagainya.

Gunakan Disk Defragment Tools

Cara terakhir yang bisa Anda lakukan untuk memperlancar kinerja laptop yang mulai lemot adalah dengan menggunakan Disk Defragment Tools. Cara ini memang belum banyak diketahui oleh para pengguna laptop maupun PC. Banyak yang tidak menggunakan cara ini ketika laptopnya mengalami lemot karena memang tidak tahu.

Meskipun begitu, Anda bisa mulai mencobanya karena caranya tidak sulit dan bisa Anda lakukan sendiri. Disk Defragment Tools ini terdapat pada menu Control Panel pada sistem laptop Anda. Dengan tahapan Optimize dan Analyze maka seluruh file di laptop Anda akan tertata sedemikian rupa sehingga Anda bisa tahu file junk atau sampah yang membuat laptop dan PC lemot.

Itulah beberapa cara mengatasi Komputer-laptop lemot yang bisa Anda coba sendiri. Namun, Anda harus berhati-hati ketika menginstall aplikasi baru. Pastikan aplikasi yang Anda gunakan untuk melancarkan kinerja laptop benar-benar terpercaya. Jangan sampai Anda menginstall malware yang akan membuat laptop semakin lemot.

Give a Comment