Jenis-jenis Motherboard Saat Ini dan Spesifikasinya

Motherboard merupakan komponen yang penting agar computer bisa berfungsi dengan baik. Kini, ada berbagai jenis motherboard. Simak apa saja jenis-jenis motherboard dari masa ke masa melalui ulasan berikut.

Agar sebuah computer dapat berfungsi dengan maksimal, komponen penyusunnya harus lengkap.

Ada banyak sekali komponen penyusunnya, misalnya motherboard, keyboard, layar dan lain sebagainya.

Pada ulasan kali ini akan dibahas secara detail khusus mengenai pengertian motherboard dan jenis-jenisnya.

Motherboard dikenal pula dengan nama lain mainboard atau kadang disebut sebagai mobo. Simak ulasan jenis-jenis motherboard di bawah ini ya.

Motherboard merupakan salah satu komponen yang sangat penting. Fungsi motherboard adalah untuk menopang segala macam perangkat keras yang menyusun komputer.

Tanpa adanya motherboard, computer tak akan bisa digunakan. Beda computer, maka beda pula motherboardnya. Oleh sebab itu, sangat penting untuk mengetahui jenis-jenis motherboard dan spesifikasinya agar tak salah pilih.

Karena perannya sangat penting, motherboard terus diinovasi dari masa ke masa agar mampu menghadirkan perfoma yang sempurna.

Jenis-jenis Motherboard Dari Masa Ke Masa:

Ada beberapa jenis motherboard yang dikembangkan. Merek motherboard pun kini beragam, mulai dari merek lokal maupun luar negeri. Berikut adalah jenis-jenis motherboard yang ada saat ini.

Motherboard AT Baby

Jenis-jenis motherboard diawali dengan motherboar yang digunakan pada computer jenis pertama.

Format yang digunakan adalah 386 dan 486. Selanjutnya format diganti dengan ATX.

Format ini membentuk sirkulasi udara yang lebih baik dari format sebelumnya. Dengan adanya perubahan tersebut, akses ke komponen computer dapat dilakukan dengan lebih mudah.

Motherboard ATX

Format ATX ini merupakan penaikan level menuju ke level Baby AT. Tujuan dari perubahan ini adalah untuk meningkatkan kemudahan dalam penggunaan.

Perangkat koneksi yang ada pada motherboard ATX dirancang guna menancapkan peripheral dengan mudah.

IDE konektor terletak di samping disk. Komponen motherboard disusun secara paralel sehingga akan meningkatkan pembuangan kalor.

Beberapa komponen motherboard yang ada pada jenis ini antara lain standar ATX, mikro ATX, Flex ATX dan Mini ATX.

Standar ATX merupakan standar tradisional dengan ukuran 305 x 244 mm. Standar ini meliputi 6 PCI konektor dan AGP konektor. Selanjutnya adalah Mikro ATX dengan ukuran format lebih kecil, yakni 244 x 244 mm.

Sedangkan Flex ATX adalah inovasi dari micro ATX dengan fleksibilitas tinggi. Cakupannya berupa AGP dan 2 PCI konektor.

Ada pula Mini ATX sebagai alternative. Mini ATX terbilang kompak untuk format mikro ATX. Mencakup AGP dan 4 PCI konektor. Mini ATX Ditujukan khusus untuk mini PC. 

Motherboard BTX

Format BTX atau Balanced Technology Extended ini didukung dengan adanya intel. Format satu ini dirancang untuk memperbaiki pengaturan pada komponen.

Dengan pengaturan, maka pengoptimalan berbagai hal bisa dilakukan. Sirkulasi udara, akustik, pengaturan berbagai konektor, pengendalian panas dapat dioptimalkan dengan adanya format BTX.

Berbagai konektor seperti slot memori dan slot ekspansi harus diselaraskan secara paralel.

Selain itu, perlu diatur pula kemana udara akan mengalir. Kabel listrik pada BTX sama seperti pasokan listrik pada ATX.

Ada 3 macam format motherboard BTX, yakni BTX standar, Mikro BTX dan Pico BTX. BTX Standar memiliki ukuran dengan demensi standar, yakni 325 x 267 mm.

Mikro BTX dirancang dengan dimensi kecil yaitu 264 x 267 mm. Sedangkan Pico BTX berdimensi sangat kecil yakni 203 x 267 mm. Format ini semakin menambah keberagam jenis-jenis motherboard computer.

Motherboard ITX

Format ITX atau information technology extended ini didukung oleh VIA. Format satu ini merupakan format yang sangat kompak dengan konfigurasi miniatur.

Format ini dirancang misalnya untuk mini PC. Format ITX ada 2 macam, yakni mini ITX dan nano ITX.

Ukuran mini ITX adalah 170 mm x 170 mm dengan PCI slot. Sedangkan nano ITX memiliki dimensi sangat kecil, yakni 120 x 120 mm dengan slot mini PCI.

Itulah beberapa jenis-jenis motherboard yang kini digunakan di computer maupun PC. 

Motherboard akan selalu dikembangkan untuk mendukung perangkat yang canggih.

Bisa dikatakan bahwa motherboard merupakan komponen utama dalam sebuah computer.

Tak heran jika akan selalu ada inovasi pada motherboard. Semoga ulasan ini dapat menambah informasi dan pengetahuan Anda.

Sudah lihat ini?

About the Author: Tekkun

Seorang yang sangat antusias terhadap teknologi yang terbaru dan berniat ingin membagikan pengalaman seputar teknologi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *